Langsung ke konten utama

MELUPAKAN LEBIH SULIT DARI MEMPERTAHANKAN



Setelah kisah lalu tergantung di langit-langit bumi, kini aku jalani semua dengan kesendiriian. Ya, teman-teman, mereka semua menikmati kebahagian cinta dengan pasangannya. aku gak mau ganggu mereka yang sedang kasmaran dengan pasangannya. Em… gak tau mesti ngapain, rasanya semua jadi gak mengasikkan saat kita sendiri. Pengan jalan-jalan tapi gak ada teman.
Jadi lebih sering ngeluh dan ngamuk-ngamuk sendiri, banyak pelajaran yang ku dapat dari kisah lampau, dimana kita mengihklaskan dia untuk bahagia walau dengan mengorbankan kebahagiaan ku sendiri.
Padahal guenya aja yang begog, pepatah lama mengatakan, cinta gak harus memiliki, sekarang aku sangat marah dengan orang yang buat pepatah ini, Pembual….  Mungkin gara-gara tu pepatah, sekarang banyak ibu yang jual anaknya, banyak pula suami  yang  jual istrinya. Kan cinta gak harus miliki.
Begok banget,  bagaimana aku yang tersakiti bisa ketawa liat dia bahagia dengan orang lain, bukan senyumnya yang membuat aku tak bisa merelakan dia pergi, tapi tangan tu orang yang ngerebut dia dari ku  yang gak mau ngelepasin genggamannya ma si dia tercinta.
Dan sialnya kita mesti liat itu dan harus pura-pura senyum agar dia bahagia, sekarang yang jadi pertanyaan…  apa dia gak kasihan nu ma aku yang mesti lihat kejadian yang menakjubkan itu.
Huh…
Dasar manusia, mahluk yang gak berperasaan, mereka semua mikirin diri sendiri, apa lagi pasangannya, dia senyum ma aku, jaminan 100% tu cowok pasti bangga karna berhasil ngerebut kekasih ku. Semoga anak-anaknya mirip semua ma aku…
HAHAHAHAHAHAHAH…….
Sabar, sabar, kata pak haji lima menit sebelum burung kesayangannya di embat tetangganya, gila, bener-bener gila hidup ini, ama siapa gue mesti minta solusi…
Hampa bgt hidupku, sempet mikir buat nyari cewek lain, tapi bikin kecewa aja, bayangan si dia masih nempel di otak ku, udah kayak poster  iklan yang di jalan-jalan, pas aku copot, E masih nempel sisa-sisa bekas tempelan tu poster, susah banget hapusnya.
Penget banget dia nengok aku walau bentar, kasih ucapan semangat walau Cuma sepatah kata, pingin banget dia muji cinta ku yang telah sabar mencintainya, ya walau akhirnya di tinggal juga, tapi seenggaknya di baut kesan di hari terakhirnya.
Huh, album foto dengannya aja aku gak punya, Cuma bisa liatin profil facebooknya doang deh, perih banget  hati ku.
WOI PADA KEMANA SIH, JANGAN TINGGALIN GUE………

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Cara Setting USB 2.0 ke USB 1.1

Tips Cara Setting USB 2.0 ke USB 1.1 Pada saat membuat kabel USB extender yang mungkin panjangnya di atas 10 meter ada baiknya kita merubah settingan USB yang kita gunapan pada komputer kita. Knapa? salah satu alasannya yaitu agar jangkauan dari USB bisa lebih panjang. Hal ini disebabkan karena dengan menurunkan versi USB 2.0 ke USB 1.1 otomatis kecepatan transfer dari USB akan turun, dengan demikian power yang digunakan juga akan lebih kecil sehingga power yang diambil dari komputer bisa digunakan untuk jarak yang lebih jauh. Ini berlaku sesuai hukum kekekalan energi. Pada USB 2.0 kecepatan lebih besar dari USB 1.1 sehingga untuk transfer data yang cepat tersebut menggunakan energi yang sangat besar, otomatis hal ini akan berbanding terbalik dengan jarak jangkauannyaa….begitu juga sebaliknya. Hukum kekekalan energi ini juga berlaku apabila kita men-setting perangkat wireless. Jika kita ingin jangkauan wireless kita lebih jauh dari biasanya…kita bisa setting kecepatan transfer datanya...

Kumpulan Puisi Soe Hok Gie

Soe Hok Gie lahir pada 17 Desember 1942 di Jakarta, meninggal pada 16 Desember 1969 di gunung Semeru pada umur 26 tahun tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke 27. Ia adalah salah seorang aktivis Indonesia dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Indonesia Jurusan Sejarah tahun 1962–1969. Berikut beberapa pusi Soe Hok Gie : "Disana, di Istana sana, Sang Paduka Yang Mulia Presiden tengah bersenda gurau dengan isteri-isterinya. Dua ratus meter dari Istana, aku bertemu si miskin yang tengah makan kulit mangga. Aku besertamu orang-orang malang…” Sebuah Tanya “akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui apakah kau masih berbicara selembut dahulu? memintaku minum susu dan tidur yang lelap? sambil membenarkan letak leher kemejaku” (kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi kau dan aku tegak berdiri, melihat hutan-hutan yang menjadi suram meresapi belaian angin yang menjadi d...

Membuat Kabel USB Extender

Membuat Sendiri Kabel USB Extender Pernahkan Anda menghadapi situasi dimana Anda ingin mengintai suatu tempat dengan menggunakan webcam USB, namun kabel USB yang menghubungkan webcam dan PC Anda terlalu pendek dikarenakan lokasi penempatan webcam Anda terlalu jauh dengan PC Anda? Atau suatu ketika modem CDMA/GSM anda sinyalnya kurang bagus sehingga harus mencari sinyal hingga ke lantai dua rumah anda? (itu juga klo dua lantai rumahnya :p) Tentu Anda membutuhkan yang namanya USB Extender yang berfungsi untuk ‘memanjangkan’ kabel USB webcam atau modem CDMA/GSM Anda. Namun di pasaran harga USB Extender lumayan mahal. Gak perlu khawatir, anda dapat membuatnya sendiri dengan modal yg kecil tapi lumayan memuaskan :) hanya dengan bermodalkan kabel UTP yang biasa digunakan menghubungkan PC dengan LAN, anda sudah bisa membuat kabel USB Extender sendiri. Namun yang perlu anda perhatikan, dari yang sudah-sudah dalam membuat USB Extender ini ada beberapa resep yang akan menyebabk...